Thursday, December 13, 2012

Jalur Gaza Penuh Dengan Keajaiban



Gaza, itulah nama hamparan tanah yang luasnya tidak lebih dari 360 km persegi. Berada di Palestina Selatan, “terjepit” di antara tanah yang dikuasai penjajah Zionis Israel, Mesir, dan laut Mediterania, serta dikepung dengan tembok di sepanjang daratannya.
Sudah lama Israel “bernafsu” menguasai wilayah ini. Namun, jangankan menguasai, untuk bisa masuk ke dalamnya saja Israel sangat kesulitan.
Sudah banyak cara yang mereka lakukan untuk menundukkan kota kecil ini. Blokade rapat yang membuat rakyat Gaza kesulitan memperoleh bahan makanan, obat-obatan, dan energi, telah dilakukan sejak 2006 hingga kini. Namun, penduduk Gaza tetap bertahan, bahkan perlawanan Gaza atas penjajahan Zionis semakin menguat.
Akhirnya Israel melakukan serangan “habis-habisan” ke wilayah ini sejak 27 Desember 2008 hingga 18 Januari 2009. Mereka “mengguyurkan” ratusan ton bom dan mengerahkan semua kekuatan hingga pasukan cadangannya.
Namun, sekali lagi, negara yang tergolong memiliki militer terkuat di dunia ini harus mundur dari Gaza.
Di atas kertas, kemampuan senjata AK 47, roket anti tank RPG, ranjau, serta beberapa jenis roket buatan lokal yang biasa dipakai para mujahidin Palestina, tidak akan mampu menghadapi pasukan Israel yang didukung tank Merkava yang dikenal terhebat di dunia. Apalagi menghadapi pesawat tempur canggih F-16, heli tempur Apache, serta ribuan ton “bom canggih” buatan Amerika Serikat.
Akan tetapi di sana ada “kekuatan lain” yang membuat para mujahidin mampu membuat “kaum penjajah” itu hengkang dari Gaza dengan muka tertunduk, walau hanya dengan berbekal senjata-senjata kuno.
Itulah pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diberikan kepada para pejuangnya yang taat dan ikhlas. Kisah tentang munculnya “pasukan lain” yang ikut bertempur bersama para mujahidin, semerbak harum jasad para syuhada, serta beberapa “peristiwa aneh” lainnya selama pertempuran, telah beredar di kalangan masyarakat Gaza, ditulis para jurnalis, bahkan disiarkan para khatib Palestina di khutbah-khutbah Jumat mereka.
Berikut ini adalah rangkuman “kisah-kisah ajaib” tersebut dari berbagai sumber untuk kita ingat dan renungkan.
Pasukan “Berseragam Putih” di Gaza
Ada “pasukan lain” membantu para mujahidin Palestina. Pasukan Israel sendiri mengakui adanya pasukan berseragam putih itu.
Suatu hari di penghujung Januari 2009, sebuah rumah milik keluarga Dardunah yang berada di antara Jabal Al Kasyif dan Jabal Ar Rais, tepatnya di jalan Al Qaram, didatangi oleh sekelompok pasukan Israel.
Seluruh anggota keluarga diperintahkan duduk di sebuah ruangan. Salah satu anak laki-laki diinterogasi mengenai ciri-ciri para pejuang al-Qassam.
Saat diinterogasi, sebagaimana ditulis situs Filisthin Al Aan (25/1/2009), mengutip cerita seorang mujahidin al-Qassam, laki-laki itu menjawab dengan jujur bahwa para pejuang al-Qassam mengenakan baju hitam-hitam. Akan tetapi tentara itu malah marah dan memukulnya hingga laki-laki malang itu pingsan.
Selama tiga hari berturut-turut, setiap ditanya, laki-laki itu menjawab bahwa para pejuang al-Qassam memakai seragam hitam. Akhirnya, tentara itu naik pitam dan mengatakan dengan keras, “Wahai pembohong! Mereka itu berseragam putih!”
Cerita lain yang disampaikan penduduk Palestina di situs milik Brigade Izzuddin al-Qassam, Multaqa al-Qasami, juga menyebutkan adanya “pasukan lain” yang tidak dikenal. Awalnya, sebuah ambulan dihentikan oleh sekelompok pasukan Israel. Sopirnya ditanya apakah dia berasal dari kelompok Hamas atau Fatah? Sopir malang itu menjawab, “Saya bukan kelompok mana-mana. Saya cuma sopir ambulan.”
Akan tetapi tentara Israel itu masih bertanya, “Pasukan yang berpakaian putih-putih dibelakangmu tadi, masuk kelompok mana?”
Si sopir pun kebingungan, karena ia tidak melihat seorangpun yang berada di belakangnya. “Saya tidak tahu,” jawaban satu-satunya yang ia miliki.
Cerita mengenai “pasukan tidak dikenal” juga datang dari seorang penduduk rumah susun wilayah Tal Islam yang hendak mengungsi bersama keluarganya untuk menyelamatkan diri dari serangan Israel.
Di tangga rumah ia melihat beberapa pejuang menangis.” Kenapa kalian menangis?” tanyanya.
“Kami menangis bukan karena khawatir keadaan diri kami atau takut dari musuh. Kami menangis karena bukan kami yang bertempur. Di sana ada kelompok lain yang bertempur memporak-porandakan musuh, dan kami tidak tahu dari mana mereka datang,” jawabnya.
Saksi Serdadu Israel
Cerita tentang “serdadu berseragam putih” tak hanya diungkap oleh mujahidin Palestina atau warga Gaza. Beberapa personel pasukan Israel sendiri menyatakan hal serupa.
Situs al-Qassam memberitakan bahwa TV Channel 10 milik Israel telah menyiarkan seorang anggota pasukan yang ikut serta dalam pertempuran Gaza dan kembali dalam keadaan buta.
“Ketika saya berada di Gaza, seorang tentara berpakaian putih mendatangi saya dan menaburkan pasir di mata saya, hingga saat itu juga saya buta,” kata anggota pasukan ini.
Di tempat lain ada serdadu Israel yang mengatakan mereka pernah berhadapan dengan “hantu”. Mereka tidak diketahui dari mana asalnya, kapan munculnya, dan ke mana menghilangnya.
Masih dari Channel 10, seorang tentara Israel lainnya mengatakan, “Kami berhadapan dengan pasukan berbaju putih-putih dengan jenggot panjang. Kami tembak dengan senjata, akan tetapi mereka tidak mati.”
Cerita ini menggelitik banyak pemirsa. Mereka bertanya kepada Channel 10, siapa sebenarnya pasukan berseragam putih itu?
Apakah pasukan berbaju putih itu adalah MALAIKAT bantuan Allah, sebagaimana Allah telah membantu dalam perang Badar dalam Al-Qur’an?
“(Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu: “Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepadamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut”. (QS. 8 : 9)
Suara Tak Bersumber
Ada lagi kisah karamah mujahidin yang kali ini disebutkan oleh khatib masjid Izzuddin Al Qassam di wilayah Nashirat Gaza yang telah ditayangkan oleh TV channel Al Quds, yang juga ditulis oleh Dr Aburrahman Al Jamal di situs Al Qassam dengan judul Ayaat Ar Rahman fi Jihad Al Furqan (Ayat-ayat Allah dalam Jihad Al Furqan).
Sang khatib bercerita, seorang pejuang telah menanam sebuah ranjau yang telah disiapkan untuk menyambut pasukan Zionis yang melalui jalan tersebut.
“Saya telah menanam sebuah ranjau. Saya kemudian melihat sebuah helikopter menurunkan sejumlah besar pasukan disertai tank-tank yang beriringan menuju jalan tempat saya menanam ranjau,” kata pejuang tadi.
Akhirnya, sang pejuang memutuskan untuk kembali ke markas karena mengira ranjau itu tidak akan bekerja optimal. Maklum, jumlah musuh amat banyak.
Akan tetapi, sebelum beranjak meninggalkan lokasi, pejuang itu mendengar suara “Utsbut, tsabatkallah” yang maknanya kurang lebih, “tetaplah di tempat maka Allah menguatkanmu.” Ucapan itu ia dengar berulang-ulang sebanyak tiga kali.
“Saya mencari sekeliling untuk mengetahui siapa yang mengatakan hal itu kapada saya. Akan tetapi saya malah terkejut, karena tidak ada seorang pun yang bersama saya,” ucap mujahidin itu, sebagaimana ditirukan sang khatib.
Akhirnya sang mujahid memutuskan untuk tetap berada di lokasi. Ketika sebuah tank melewati ranjau yang tertanam, sesuatu yang “ajaib” terjadi. Ranjau itu justru meledak amat dahsyat. Tank yang berada di dekatnya langsung hancur. Banyak serdadu Israel meninggal seketika. Sebagian dari mereka harus diangkut oleh helikopter. “Sedangkan saya sendiri dalam keadaan selamat,” kata mujahid itu lagi, melalui lidah khatib.
Cerita yang disampaikan oleh seorang penulis Mesir, Hisyam Hilali, dalam situs alraesryoon.com, ikut mendukung kisah-kisah sebelumnya. Abu Mujahid, salah seorang pejuang yang melakukan ribath (berjaga) mengatakan, “Ketika saya mengamati gerakan tank-tank di perbatasan kota, dan tidak ada seorang pun di sekitar, akan tetapi saya mendengar suara orang yang bertasbih dan beritighfar. Saya berkali-kali mencoba untuk memastikan asal suara itu, akhirnya saya memastikan bahwa suara itu tidak keluar kecuali dari bebatuan dan pasir.”
Sudah Meledak, Ranjau Masih Utuh
Sebuah kejadian “aneh” terjadi di Gaza Selatan, tepatnya di daerah AI Maghraqah. Saat itu para mujahidin sedang memasang ranjau. Di saat mengulur kabel, tiba-tiba sebuah pesawat mata-mata Israel memergoki mereka. Bom pun langsung jatuh ke lokasi itu.
Untunglah para mujahidin selamat. Namun, kabel pengubung ranjau dan pemicu yang tadi hendak disambung menjadi terputus. Tidak ada kesempatan lagi untuk menyambungnya, karena pesawat masih berputar-putar di atas.
Tak lama kemudian, beberapa tank Israel mendekati lokasi di mana ranjau-ranjau tersebut ditanam. Tak sekadar lewat, tank-tank itu malah berhenti tepat di atas peledak yang sudah tak berfungsi itu.
Apa daya, kaum Mujahidin tak bisa berbuat apa-apa. Kabel ranjau jelas tak mungkin disambung, sementara tank-tank Israel telah berkumpul persis di atas ranjau.
Mereka merasa amat sedih, bahkan ada yang menangis ketika melihat pemandangan itu. Sebagian yang lain berdoa, “allahumma kama lam tumakkinna minhum, allahumma la tumakkin lahum,” yang maknanya, “Ya Allah, sebagaimana engkau tidak memberikan kesempatan kami menghadapi mereka, jadikanlah mereka juga tidak memiliki kesempatan serupa.”
Tiba-tiba, ketika fajar tiba, terjadilah keajaiban. Terdengar ledakan dahsyat persis di lokasi penanaman ranjau yang tadinya tak berfungsi.
Setelah Tentara Israel pergi dengan membawa kerugian akibat ledakan lersebut, para mujahidin segera melihal lokasi ledakan. Sungguh aneh, ternyata seluruh ranjau yang telah mereka tanam itu masih utuh. Dari mana datangnva ledakan? Wallahu a’lam.
Masih dari wilayah Al Maghraqah. Saat pasukan Israel menembakkan artileri ke salah satu rumah, hingga rumah itu terbakar dan api menjalar ke rumah sebelahnya, para mujahidin dihinggapi rasa khawatir jika api itu semakin tak terkendali.
Seorang dari mujahidin itu lalu berdoa, “Wahai Dzat yang merubah api menjadi dingin dan tidak membahayakan untuk Ibrahim, padamkanlah api itu dengan kekuatan-Mu.”
Maka, tidak lebih dari tiga menit, api pun padam. Para mujahidin menangis terharu karena mereka merasa Allah Subhanuhu wa Ta’ala (SWT) telah memberi pertolongan dengan terkabulnya doa mereka dengan segera.
Merpati dan Anjing
Di saat para mujahidin terjepit, hewan-hewan dan alam tiba-tiba ikut membantu, bahkan menjelma menjadi sesuatu yang menakutkan.
Seorang mujahid Palestina menuturkan “kisah aneh” lainnya kepada situs Filithin Al Aan (25/1/ 2009). Saat bertugas di wilayah Jabal Ar Rais, sang mujahid melihat seekor merpati terbang dengan suara melengking, yang melintas sebelum rudal-rudal Israel berjatuhan di wilayah itu.
Para mujahidin yang juga melihat merpati itu langsung menangkap adanya isyarat yang ingin disampaikan sang merpati.
Begitu merpati itu melintas, para mujahidin langsung berlindung di tempat persembunyian mereka. Ternyata dugaan mereka benar. Selang beberapa saat kemudian bom-bom Israel datang menghujan. Para mujahidin itu pun selamat.
Adalagi “cerita keajaiban” mengenai seekor anjing, sebagaimana diberitakan situs Filithin Al Aan. Suatu hari, tatkala sekumpulan mujahidin Al Qassam melakukan ribath di front pada tengah malam, tiba-tiba muncul seekor anjing militer Israel jenis doberman. Anjing itu kelihatannya memang dilatih khusus untuk membantu pasukan Israel menemukan tempat penyimpanan senjata dan persembunyian para mujahidin.
Anjing besar ini mendekat dengan menampakkan sikap tidak bersahabat. Salah seorang mujahidin kemudian mendekati anjing itu dan berkata kepadanya, “Kami adalah para mujahidin di jalan Allah dan kami diperintahkan untuk tetap berada di tempat ini. Karena itu, menjauhlah dari kami, dan jangan menimbulkan masalah untuk kami.”
Setelah itu, si anjing duduk dengan dua tangannya dijulurkan ke depan dan diam. Akhirnya, seorang mujahidin yang lain mendekatinya dan memberinya beberapa korma. Dengan tenang anjing itu memakan korma itu, lalu beranjak pergi.
Kabut pun Ikut Membantu
Ada pula kisah menarik yang disampaikan oleh komandan lapangan Al Qassam di kamp pengungsian Nashirat, langsung setelah usai shalat dhuhur di masjid Al Qassam (17/1/2009).
Saat itu sekelompok mujahidin yang melakukan ribath di Tal Ajul terkepung oleh tank-tank Israel dan pasukan khusus mereka. Dari atas, pesawat mata-mata terus mengawasi.
Di saat posisi para mujahidin terjepit, kabut tebal tiba-tiba turun di malam itu. Kabut itu telah menutupi pandangan mata tentara Israel dan membantu pasukan mujahidin keluar dari kepungan.
Kasus serupa diceritakan oleh Abu Ubaidah. salah satu pemimpin lapangan Al Qassam, sebagaimana ditulis situs almesryoon.com (sudah tidak bisa diakses lagi). la bercerita bagaimana kabut tebal tiba-tiba turun dan membatu para mujahidin untuk melakukan serangan.
Awalnya, pasukan mujahiddin tengah menunggu waktu yang tepat untuk mendekati tank-tank tentara Israel guna meledakkannya. “Tak lupa kami berdoa kepada Allah agar dimudahkan untuk melakukan serangan ini,” kata Abu Ubaidah.
Tiba-tiba turunlah kabut tebal di tempat tersebut. Pasukan mujahidin segera bergerak menyelinap di antara tank-tank, menanam ranjau-ranjau di dekatnya, dan segera meninggalkan lokasi tanpa diketahui pesawat mata-mata yang memenuhi langit Gaza, atau oleh pasukan infantri Israel yang berada di sekitar kendaraan militer itu. Lima tentara Israel tewas di tempat dan puluhan lainnya luka-luka setelah ranjau-ranjau itu meledak.
Karena kekejaman zionis yahudi, semua makhluk Allah melawannya, Maha benar sabda Rasulullah SAW dalam haditsnya:
Tidak akan terjadi hari kiamat, hingga muslimin memerangi Yahudi. Orang-orang Islam membunuh Yahudi sampai Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon. Namun batu atau pohon berkata, “Wahai muslim, wahai hamba Allah, inilah Yahudi di belakangku, kemarilah dan bunuh saja. Kecuali pohon Gharqad (yang tidak demikian), karena termasuk pohon Yahudi.” (HR Muslim dalam Shahih Jami’ Ash-shaghir no. 7427)
“Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allahlah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mu’min, dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Itulah (karunia Allah yang dilimpahkan kepadamu), dan sesungguhnya Allah melemahkan tipu daya orang-orang yang kafir.” (QS 8: 17-18)
Selamat Dengan Al-Qur’an
Cerita ini bermula ketika salah seorang pejuang yang menderita luka memasuki rumah sakit As Syifa’. Seorang dokter yang memeriksanya kaget ketika mengetahui ada sepotong proyektil peluru bersarang di saku pejuang tersebut.
Yang membuat ia sangat kaget adalah timah panas itu gagal menembus jantung sang pejuang karena terhalang oleh sebuah buku doa dan mushaf Al-Qur’an yang selalu berada di saku sang pejuang.
Buku kumpulun doa itu berlobang, namun hanya sampul muka mushaf itu saja yang rusak, sedangkan proyektil sendiri bentuknya sudah “berantakan”.
Kisah ini disaksikan sendiri oleh Dr Hisam Az Zaghah, dan diceritakannya saat Festival Ikatan Dokter Yordan sebagaimana ditulis situs partai Al Ikhwan Al Muslimun (23/1/2009).
Dr. Hisam juga memperlihatkan bukti berupa sebuah proyektil peluru, mushaf Al-Qur’an, serta buku kumpulan doa-doa berjudul Hishnul Muslim yang menahan peluru tersebut.
Abu Ahid, imam Masjid An-Nur di Hay As Syeikh Ridzwan, juga punya kisah menarik. Sebelumnya, Israel telah menembakkan 3 rudalnya ke masjid itu hingga tidak tersisa kecuali hanya puing-puing bangunan. “Akan tetapi mushaf-mushaf Al-Qur’an tetap berada di tampatnya dan tidak tersentuh apa-apa,” ucapnya seraya tak henti bertasbih.
“Kami temui beberapa mushaf yang terbuka tepat di ayat-ayat yang mengabarkan tentang kemenangan dan kesabaran, seperti firman Allah,
“Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka berkata, ‘sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali,’ (Al-Baqarah [2]: 155-156).” jelas Abu Ahid sebagaimana dikutip dari Islam Online pada (15/1/2009).
Harum Jasad Para Syuhada
Abdullah As Shani adalah anggota kesatuan sniper (penembak jitu) al-Qassam yang menjadi sasaran rudal pesawat F-16 Israel ketika sedang berada di pos keamanan di Nashirat, Gaza.
Jasad komandan lapangan al-Qassam dan pengawal khusus para tokoh Hamas ini “hilang” setelah terkena rudal. Selama dua hari jasad tersebut dicari, ternyata sudah hancur tak tersisa kecuali serpihan kepala dan dagunya. Serpihan-serpihan tubuh itu kemudian dikumpulkan dan dibawa pulang ke rumah oleh keluarganya untuk dimakamkan.
Sebelum dikebumikan, sebagaimana dirilis situs syiria-aleppo.com (24/1/2009), serpihan jasad tersebut sempat disemayamkan di sebuah ruangan di rumah keluarganya. Beberapa lama kemudian, mendadak muncul bau harum misk dari ruangan penyimpanan serpihan tubuh tadi.
Keluarga Abdullah As Shani’ terkejut lalu memberitahukan kepada orang-orang yang mengenal sang pejuang yang memiliki kuniyah (julukan) Abu Hamzah ini.
Lalu, puluhan orang ramai-ramai mendatangi rumah tersebut untuk mencium bau harum yang berasal dari serpihan-serpihan tubuh yang diletakkan dalam sebuah kantong plastik.
Bahkan, menurut pihak keluarga, 20 hari setelah wafatnya pria yang tak suka menampakkan amalan-amalannya ini, bau harum itu kembali semerbak memenuhi rungan yang sama.
Cerita yang sama terjadi juga pada jenazah Musa Hasan Abu Nar, mujahid Al Qassam yang juga syahid karena serangan udara Israel di Nashiriyah. Dr Abdurrahman Al Jamal, penulis yang bermukim di Gaza, ikut mencium bau harum dari sepotong kain yang terkena darah Musa Hasan Abu Nar. Walau kain itu telah dicuci berkali-kali, bau itu tetap semerbak.
Ketua Partai Amal Mesir, Majdi Ahmad Husain, menyaksikan sendiri harumnya jenazah para syuhada. Sebagaimana dilansir situs Al Quds Al Arabi (19/1/2009), saat masih berada di Gaza, ia menyampaikan, “Saya telah mengunjungi sebagian besar kota dan desa-desa. Saya ingin melihat bangunan-bangunan yang hancur karena serangan Israel. Percayalah, bahwa saya mencium bau harumnya para syuhada.”
Dua Pekan Wafat, Darah Tetap Mengalir
Yasir Ali Ukasyah sengaja pergi ke Gaza dalam rangka bergabung dengan sayap milisi pejuang Hamas, Brigade Izzuddin al-Qassam. Ia meninggalkan Mesir setelah gerbang Rafah, yang menghubungkan Mesir-Gaza, terbuka beberapa bulan lalu.
Sebelumnya, pemuda yang gemar menghafal Al-Qur’an ini sempat mengikuti wisuda huffadz (para penghafal) Al-Qur’an di Gaza dan bergabung dengan para mujahidin untuk memperoleh pelatihan militer. Sebelum masuk Gaza, di pertemuan akhir dengan salah satu sahabatnya di Rafah, ia meminta didoakan agar memperoleh kesyahidan.
Untung tak dapat ditolak, malang tak dapat diraih, di bumi jihad Gaza, ia telah memperoleh apa yang ia cita-citakan. Yasir syahid dalam sebuah pertempuran dengan pasukan Israel di kamp pengungsian Jabaliya.
Karena kondisi medan, jasadnya baru bisa dievakuasi setelah dua pekan wafatnya di medan pertempuran tersebut.
Walau sudah dua pekan meninggal, para pejuang yang ikut serta melakukan evakuasi menyaksikan bahwa darah segar pemuda berumur 21 tahun itu masih mengalir dan fisiknya tidak rusak. Kondisinya mirip seperti orang yang sedang tertidur.
Sebelum syahid, para pejuang pernah menawarkan kepadanya untuk menikah dengan salah satu gadis Palestina, namun ia menolak. “Saya meninggalkan keluarga dan tanah air dikarenakan hal yang lebih besar dari itu,” jawabnya.
Kabar tentang kondisi jenazah pemuda yang memiliki kuniyah Abu Hamzah beredar di kalangan penduduk Gaza. Para khatib juga menjadikannya sebagai bahan khutbah Jumat mereka atas tanda-tanda keajaiban perang Gaza. Cerita ini juga dimuat oleh Arab Times (7/2/ 2009)
Terbunuh 1.000, Lahir 3.000
Hilang seribu, tumbuh tiga ribu. Sepertinya, ungkapan ini cocok disematkan kepada penduduk Gaza. Kesedihan rakyat Gaza atas hilangnya nyawa 1.412 putra putrinya, terobati dengan lahirnya 3.700 bayi selama 22 hari gempuran Israel terhadap kota kecil ini.
Hamam Nisman, Direktur Dinas Hubungan Sosial dalam Kementerian Kesehatan pemerintahan Gaza menyatakan bahwa dalam 22 hari 3.700 bayi lahir di Gaza.
“Mereka lahir antara tanggal 27 Desember 2008 hingga 17 Januari 2009, ketika Israel melakukan serangan yang menyebabkan meninggalnya 1.412 rakyat Gaza, yang mayoritas wanita dan anak-anak,” katanya.
Bulan Januari tercatat sebagai angka kelahiran tertinggi dibanding bulan-bulan sebelumnya. Setiap tahun 50 ribu kasus kelahiran tercatat di Gaza. Dan, dalam satu bulan tercatat 3.000 hingga 4.000 kelahiran. Akan tetapi di masa serangan Israel 22 hari, kami mencatat 3.700 kelahiran dan pada sisa bulan Januari tercatat 1.300 kelahiran. Berarti dalam bulan Januari terjadi peningkatan kelahiran hingga 1.000 kasus.
Rasio antara kematian dan kelahiran di Gaza memang tidak sama. Angka kelahiran, jelasnya lagi, mencapai 50 ribu tiap tahun, sedang kematian mencapai 5 ribu.
“Israel sengaja membunuh para wanita dan anak-anak untuk menghapus masa depan Gaza. Sebanyak 440 anak-anak dan 110 wanita telah dibunuh dan 2.000 anak serta 1.000 wanita mengalami luka-luka.”[FB/DAP]

Saturday, December 1, 2012

HUBUNGAN GIZI DENGAN KESEHATAN REPRODUKSI



HUBUNGAN GIZI DENGAN KESEHATAN REPRODUKSI

I.       Tujuan Pembelajaran Umum
Pada akhir perkuliahan mahasiswa mampu menjelaskan hubungan gizi dengan kesehatan reproduksi.
II.    Tujuan Pembelajaran Khusus
A.    Mahasiswa mampu menjelaskan tentang gizi dan fertilitas.
B.     Mahasiswa mampu menjelaskan tentang hubungan status gizi dengan menarche.
C.     Mahasiswa mampu menjelaskan tentang prinsip diet penderita pre menstrual syndrome
D.    Mahasiswa mampu menjelaskan tentang  prinsip gizi pada usia menopause
E.     Mahasiswa mampu menjelaskan tentang prinsip diet pada hyperemesis
F.      Mahasiswa mampu menjelaskan tentang prinsip diet pada ibu hamil dengna pre eklamsi dan eklamsi
G.    Mahasiswa mampu menjelaskan tentang prinsip diet pada ibu hamil dengan diabetes melitus
H.    Mahasiswa mampu menjelaskan tentang prinsip diet pada ibu hamil dengan anemia
I.       Mahasiswa mampu menjelaskan tentang prinsip diet pada ibu hamil dengan obesitas.
III. Materi
A.    Gizi dan Fertilitas
·         Fertilitas adalah proses bersatunya kromosom dari gamet laki-laki dan perempuan untuk membentuk materi genetik dan individu yang baru.
·         Fertilitas dipengaruhi oleh beberapa hal yaitu umur, keturunan, nutrisi, kesehatan, dan psikologi.
·         Hubungan gizi dan fertilitas dapat diterangkan sebagai berikut
Ø  Kekurangan nutrisi sampai terjadi berat badan rendah ataupun malnutrisi dapat menyebabkan terjadi perubahan hormonal berupa gangguan siklus ovulasi hal ini yang dapat memicu terganggunya fertilitas.
Ø  Terapi untuk kasus diatas adalah
1.      Meningkatkan asupan nutrisi agar berat badan normal dengan bertahap dan bertahan untuk menghindari obesitas.
2.      Pemberian Hormon GRH (Gonadotropin Relating Hormone) agar siklus ovulasi normal.
B.     Hubungan Status Gizi dengan Menstruasi
·         Diet yang adekuat pada remaja adalah diet yang bervariasi dan seimbang, meliputi cukup karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, air. Dengan diit yang adekuat maka status gizi remaja putri akan baik. Pada remaja putri dengan status gizi baik, maka akan tercapai derajat kesehatan maksimal, fungsi hormon estrogen dan progesteron maksimal, terhindar dari pre menstrual syndrom, dan terhindar dari keluhan menarche.
C.     Prinsip Diit Penderita Pre Menstrual Syndrom
D.    Prinsip Gizi Pada Usia Menopause
E.     Prinsip Gizi Pada Hyperemesis
1.      Dasar
·         Hiperemesis adalah suatu keadaan pada awal kehamilan (sampai trimester II) yang ditandai dengan rasa mual dan  muntah yang  berlebihan dalam waktu yang relative lama.
·         Penyebab Hyperemesis Gravidarum belum pasti, dengan penyebab multi faktor diantaranya :
Ø  Faktor endokrin yaitu meningkatnya hormon estrogen dan progresteron
Ø  Faktor Psikologi
Ø  Faktor Gastrointestinal
·         Pada kehamilan Normal ditemukan keluhan mual dan muntah yang akan berkurang dan hilang pada akhir trimester I.
·         Pada Hyperemesis Gravidarum ditemukan keluhan mual dan muntah yang berlebihan sehingga menyebabkan keadaan umum ibu hamil buruk jika hal ini sampai terjadi maka ibu hamil membutuhkan terapi diit.
·         Pengelolaan Penderita :
1.      Isolasi dalam ruang dan suasana tenang
2.      Terapi obat dan cairan infus
3.      Terapi psikologis
4.      Terapi diit, baik parenteral dan oral.
2.      Tujuan Diit Pada Hyperemesis Gravidarum
·         Mengganti persediaan glikogen dan mengontrol acidosis
·         Memberikan makanan yang cukup kalori dan nutrisi lainnya (secara berangsur)
·         Mencegah terjadinya dehidrasi
3.      Syarat Diit Pada Hyperemesis Gravidarum
·         Tinggi hidrat arang dan rendah lemak
·         Cukup cairan dengan menyesuaikan kondisi penderita.
·         Makanan dalam bentuk kering, mudah cerna, tidak merangsang, porsi kecil dan sering.
·         Untuk menghindari muntah, sebaiknya minuman tidak diberikan bersama makan.
·         Bentuk makanan disesuaikan dengan keadaan penderita.
·         Secara berangsur diberikan makanan yang memenuhi syarat gizi.
4.      Menyusun Menu Pada Hyperemesis Gravidarum
a.       Diit  Hyperemesis Gravidarum I
·         Untuk penderita dengan Hyperemesis Gravidarum berat
·         Makanan hanya terdiri berupa roti kering dan buah- buahan.
·         Cairan diberikan 1 – 2 jam setelah makan.
·         Makanan ini kurang dalam semua nutrisi, kecuali vitamin C
·         Makanan yang diberikan dalam sehari:
Biskiut             120 gram         6 potong
Buah                700 gram         7 potong
Jam/selai          30 gram           3 sdm
Gula pasir        50 gram           5 sdm
·         Nilai gizi
Kalori              1059 kalori       Protein            15   gram
Lemak            2  gram             Hidrat arang    259 gram
Contoh Menu Hyperemesis Gravida I
Waktu
Menu
Takaran Rumah Tangga
08.00
Roti panggang
Jam/Selai
2 ptg
1 sdm
10.00
Air Jeruk
Gula Pasir
1 gelas
1 sdm
12.00
Roti Panggang
Jam / Selai
Pepaya
Gula pasir
2 potong
1 sdm
2 potong
1 sdm
14.00
Air jeruk
Gula pasir
1 gelas
1 sdm
16.00
Pepaya
1 potong
18.00
Roti panggang
Jam / selai
Pisang
Gula pasir
2 potong
1 sdm
1 buah
1 sdm
20.00
Air jeruk
Gula pasir
1 gelas
1 sdm

b.      Diit  Hyperemesis Gravidarum II
·         Diberikan jika rasa mual dan muntah sudah berkurang.
·         Minuman tidak diberikan bersama waktu makan
·         Nilai nutrisi masih kurang.
·         Secara berangsur diberikan makanan yang bernilai gizi tinggi.
·         Mak yang diberikan dalam sehari :
Jenis
Berat (gr)
Ukuran Rumah Tangga (URT)
Beras
150
2 gelas nasi
Roti
80
4 potong
Protein Hewani
100
2 potong
Telur
50
1 butir
Protein Nabati
50
2 potong
Sayuran
150
1,5 gelas
Buah
400
4 potong
Margarin
10
1 sdm
Gula pasir
30
3 sdm
Jam / selai
20
2 sdm

·         Nilai Gizi
Kalori              1672 kal
Lemak             33 gram
Protein             57 gram
Hidrat arang    293 gram
a.       Diit Hyperemesis Gravidarum III
·         Diberikan kepada penderita Hyperemesis Gravidarum ringan
·         Minuman boleh diberikan bersama waktu makan (menurut kesanggupan penderita)
·         Makanan ini cukup nutrisi.
·         Bahan makanan yang diberikan dalam sehari:
           
Jenis
Berat (gr)
Ukuran Rumah Tangga (URT)
Beras
200
3 gelas nasi
Roti
80
4 potong
Biskuit
40
4 buah
Protein Hewani
100
2 potong
Telur
50
1 butir
Protein nabati
100
4 potong
Sayuran
150
1,5 gelas
Buah
400
4 potong
Minyak
10
1 sdm
Margarin
20
2 sdm
Jam / selai
20
2 sdm
Gula pasir
30
3 sdm

·         Nilai gizi
Kalori              2269 kal         
Protein             73 gr
Lemak             59 gr           
Hidrat arang    368 gr
·         Makanan yang dianjurkan
Roti panggang, biskuit di makan dengan jam, selai.
Buah-buahan segar, sari buah.
Minuman ringan, sirop, kaldu tak berlemak, kopi encer, Teh
·         Makanan yang harus dibatasi
Goreng-gorengan dan makanan yang berlemak.
Makanan yang berbumbu terlalu merangsang.

F.      Prinsip Diit Pada Ibu Hamil Dengan Pre Eklamsi Dan Eklamsi
1.      Dasar
·         Pre eklampsi
Adalah suatu kelainan pada ibu hamil dengan umur kehamilan lebih dari 24 minggu, ditandai dengan gejala berat badan berlebih, hypertensi (>90/140 mmHg), Proteinuria (>0,3 gr/cc), oedem pada kaki, tangan, muka.
·         Gejala:
1.      Nyeri kepala
2.      Penglihatan kabur
3.      Mual, muntah, nyeri ulu hati, oedem pada kaki, tangan, tungkai, kelopak mata.
4.      Hypertensi.
5.      Proteiuria.
·         Pre eklampsi:
1.      Tensi                : >160/>110 mmHg
2.      Proteinuria       : >5 gr/cc
3.      Oedem  sampai ke paru-paru
4.      Gangguan penglihatan, nyeri daerah epigastrum.
5.      Pengurangan fungsi ginjal.
2.      Tujuan Diit Ibu Hamil dengan Pre Eklamsi dan Eklamsi
a.       Mengganti protein yang hilang karena proteinuria.
b.      Mencegah dan mengurangi retensi garam dan air.
c.       Menjaga agar penambahan berat badan tidak melebihi normal
d.      Memberi nutrisi secukupnya sesuai kemampuan penderita.
e.       Menjaga agar tumbuh kembang bayi optimal.
3.      Syarat Diit Ibu Hamil dengan Pre Eklamsi dan Eklamsi
·         Dalam keadaan berat makanan diberikan secara berangsur, sesuai keadaan penderita.
·         Cukup kalori dan semua nutrisi, penambahan berat badan diusahakan dibawah 3 kg/bulan atau dibawah 1 kg/minggu.
·         Rendah garam, menurut berat atau ringannya retensi garam dan air.
·         Tinggi protein (1,5 – 2 gr/kg bb/hr)
·         Cairan diberikan kurang lebih 2500 ml/hari
·         Bentuk makanan disesuaikan dengan kemampuan penderita.
4.      Menyusun menu Diit Ibu Hamil dengan Pre Eklamsi dan Eklamsi
a.       Diit Pre Eklamsi I
·         Untuk pre eklampsi berat.
·         Makanan hanya terdiri dari susu dan buah-buahan.
·         Jumlah cairan paling banyak 1500 ml/hari, kekurangannya diberikan secara parenteral.
·         Makanan ini kurang kalori dan nutrisi lainnya, kecuali vitamin A dan C.
·         Diberikan dalam waktu 1 -2 hari saja.
·         Makanan yang diberikan dalam sehari
Jenis
Gram (gr)
Takaran Rumah Tangga
Buah / sari buah
1200
6 gelas
Tepung susu
60
12 sdm
Gula Pasir
80
8 sdm

·         Nilai gizi:
Kalori              1032 kalori     
Protein             20 gram
Lemak             19 gram    
Hidrat arang    211 gram
·         Contoh Menu
Waktu
Jenis
Takaran
Rumah Tangga
Pukul 06.00
Air teh
1 gelas
Pukul 08.00
Sari papaya
Susu
1 gelas
1 gelas
Pukul 10.00
Sari jeruk
1 gelas
Pukul 13.00
Sari tomat
Sari jeruk
1 gelas
1 gelas
Pukul 16.00
Susu
Teh
1 gelas
1 gelas
Pukul 18.00
Sari jeruk
Sari papaya
1 gelas
1 gelas
Pukul 20.00
Air teh
Susu
1 gelas
1 gelas

b.      Diit Pre Eklamsi II
·         Sebagai perpindahan dari diit PE I  kepada penderita dengan PE tidak terlalu berat.
·         Makanan dalam bentuk lunak dan diberikan sebagai diit rendah garam I.
·         Masih rendah kalori.
·         Makanan yang diberikan dalam sehari:
Jenis
Berat (gr)
Ukuran
Rumah Tangga (URT)
Beras
150
3 gelas tim
Telur
50
1 butir
Protein nabati
100
2 potong
Protein Hewani
50
2 potong
Sayuran
200
2 gelas
Buah
400
4 potong
Minyak
15
1,5 sdm
Tepung Susu
20
4 sdm
Gula Pasir
30
3 sdm

·         Nilai Gizi
Kalori              1604 kalori     
            Protein             56 gram
            Lemak             44 gram     
            HA                  261 gram
c.       Diit Pre Eklamsi III
·         Sebagai perpindahan dari diit PE II atau kepada penderita dengan pre eklamsi ringan.
·         Makanan dalam bentuk biasa atau lunak dan diberikan sebagai diit rendah garam II.
·         Tinggi protein dan cukup nutrisi.
·         Jumlah kalori harus disesuaikan dengan kenaikan berat badan tidak boleh melebihi dari 1 kg/bulan.
·         Makanan yang diberikan dalam sehari:
Jenis
Berat (gr)
Ukuran
Rumah Tangga (URT)
Beras
200
4 gelas tim
Telur
100
2 butir
Protein nabati
100
2 potong
Protein Hewani
100
4 potong
Sayuran
200
2 gelas
Buah
400
4 potong
Minyak
25
2,5 sdm
Tepung Susu
40
8 sdm
Gula Pasir
30
3 sdm
·         Nilai Gizi :
Kalori              2128 kalori    
Protein             80 gram
Lemak             63 gram
HA                  305 gram
G.    Prinsip Diit Pada Ibu Hamil Dengan Diabetes Melitus (DM)
1.      Dasar Teori Diabetes Melitus
a.       Definisi
·         Adalah penyakit metabolik yang berlangsung kronik progresif, yang mengenai seluruh organ tubuh karena kekurangan insulin.
·         DM gestasional adalah keadaan hiperglikemi saat hamil
·         Ditandai dengan adanya gangguan metabolisme, penyerapan, transportasi, penyimpanan, pemanfaatan nutrisi, baik yang berasal dari Kalori, Protein, Lemak, Vitamin dan mineral.
b.      Penyebab
·         Genetik
·         Faktor pencetus : obesitas, kurang aktifitas fisik atau olahraga, pola makan yang tidak tepat, stress, konsumsi obat-obat tertentu jangka panjang
c.       Gejala
·         Tripoli : Polifagi, polidipsi, poliuri.
d.      Faktor Resiko
·         Usia > 45 tahun
·         Obesitas
·         Hipertensi
·         Riwayat DM dalam keluarga
·         Kadar lemak darah tinggi.
e.       Klasifikasi
·         DM type I                   : IDDM (Insulin Dependent DM)
·         DM type II                 : Non IDDM
·         MRDM (Malnutrisi Related DM)
·         DM Gestasional.
·         Jouvenil DM
f.       Kriteria
Jenis Pemeriksaan/
Hasil
Baik
Sedang
Buruk
Gula darah puasa
80 – 109 mg/dL
110 – 125 mg/dL
> 126 mg/dL
Gula darah 2 jam PP
80 – 144 mg/dL
145 – 179 mg/dL
> 180 mg/dL

g.      Pengendalian kadar gula darah
·         Obat à OHO dan/kombinasi OHO dan insulin.
·         Diit
·         Olah raga/aktifitas fisik
·         Hindari stress

2.      Tujuan Diit Pada Ibu Hamil Dengan Diabetes Melitus
·         Memberikan makanan secukupnya agar penderita dapat mencapai keadaan faali normal, dapat melakukan aktivitas dan mempertahankan kualitas hidup.
·         Menurunkan kadar gula darah dan mempertahankan dalam batas normal.
·         Mencapai dan mempertahankan BB normal.
·         Mencegah hipoglikemi
·         Memenuhi kecukupan nutrisi.
·         Mencegah dan memperlambat timbulnya komplikasi
·         Memperoleh makanan yang sesuai dengan kebiasaan kel
3.      Syarat Diit Pada Ibu Hamil Dengan Diabetes Melitus
·         Kalori diberikan menurut umur, berat badan, tinggi badan, aktivitas, dan  kelainan metabolik.
·         Makanan cukup protein, Vitamin, dan Mineral.
·         Karbohidrat diberikan 60 – 70% dari total kalori, diutamakan karbohidrat kompleks.
·         Protein 10 – 15 % dari total kalori.
·         Lemak 20 – 25 %dari total kalori, diutamakan lemak tak jenuh.
·         Kolesterol dibatasi, 300 mg/hr.
·         Asupan serat ditingkatkan, 25 gr/hr
·         Penggunaan garam dibatasi.
·         Asupan gula sederhana dan makanan / minuman yang mengandung gula dibatasi.
4.      Menyusun Menu Ibu Hamil Dengan Diabetes Melitus
Macam Diit DM
Kalori
Protein (gr)
Lemak (gr)
Hidrat Arang (gr)
Keterangan
I
II
III
1100
1300
1500
50
55
60
30
35
40
160
195
225
Diberikan pada penderita gemuk
IV
V
1700
1900
65
70
45
50
260
300
Diberikan kepada penderita dengan berat badan normal
VI
VII
VIII
2100
2300
2500
80
85
90
55
60
325
350
390
Diberikan kepada penderita yang kurus, DM pada anak dan remaja, ibu hamil.
  • Jumlah Bahan Makanan Sehari Untuk Setiap Standart Diit
( DLS Satuan Penukar)
Golongan
Bahan Makanan
I
II
III
IV
V
VI
VII
VIII
Nasi/Penukar
Protein Hewani/Penukar
Protein nabati / penukar
Sayuran A / Penukar A
Sayuran B / Penukar B
Buah / Penukar
Susu / penukar
Minyak / penukar
2
2,5
2
S
2
4
-
2
3
2,5
2
S
2
4
-
3
3,5
2,5
3
S
2
4
-
3
4,5
2,5
3
S
2
4
-
4
5,5
2,5
3
S
2
4
-
5
6
3
3
S
2
4
1
6
6,3
3
3
S
2
4
1
6
7,5
3
3
S
2
4
1
6

  • Makanan Yang Harus Dibatasi
Makanan dan minuman yang diolah dengan gula murni, yang terdapat pada, antara lain :
Ø  Gula pasir dan gula jawa
Ø  Kue – kue yang manis.
Ø  Sirop, jelly, jam, buah – buahan yang diawetkan dengan gula, susu kental manis, dan es krim.
  • Preskripsi Diit
a.       Makan secara teratur (3 kali makan utama dan 3 kali selingan) dengan waktu yang kurang lebihnya sama setiap hari.
b.      Makan dengan jumlah kalori yang memadai untuk pertumbuhan yang normal
c.       Batasi asupan lemak, minyak, kolesterol, garam, gula sederhana.
d.      Konsumsi camilan rendah kalori antara lain kolang-kaling, cincau, agar-agar, puding gelatin/rumput laut, dan pisang rebus
e.       Tingkatkan konsumsi serat makanan.
f.       Konsumsi buah berserat dengan kulitnya, seperti apel, jambu biji, peer.
g.      Konsumsi minuman berserat, seperti blender tomat, semangka, melon, dengan bagian putihnya disertakan
h.      Sertakan rebusan sayuran yang dapat membantu mengendalikan kadar glukosa darah dalam menu minimal 3 kali seminggu, misalnya : buncis, gambas, pare, terong.
i.        Biasakan sarapan dengan sereal tinggi serat, seperti kacang hijau, havermouth, jagung rebus.
j.        Biasakan membuang lemak sebelum memasak daging merah, selingi konsumsi daging merah dengan daging putih
k.      Pengendalian berat badan
l.        Olah raga secara teratur.
m.    Monitoring glukosa darah.

H.    Prinsip Diit Pada Ibu Hamil Dengan Anemia
1.      Dasar Teori Anemia
a.      Definisi
·         Anemia adalah kondisi dimana kadar Hb kurang dari normal (< 11gr%)
·         Faktor diit yang diperlukan untuk sintesa normal sel darah merah antara lain: Protein, Fe, Asam folat, Vitamin B12, Vitamin C.
·         Anemi dalam kehamilan merupakan satu penyebab potensial morbiditas dan mortalitas ibu dan anak.
b.      Penyebab
·         Kurang intake makanan sumber pembentukan sel darah merah dikarenakan muntah, pantangan, tidak suka pada suatu jenis makanan dan faktor alergi terhadap makanan.
·         Kehamilan dan persalinan yang terlalu sering sehingga simpanan Fe rendah.
·         Kebutuhan Fe yang meningkat
·         Gangguan penyerapan Fe.
c.       Fungsi Zat Besi
·         Pembentukan sel darah merah, cadangan Fe pada bayi yang baru lahir.
·         Sel darah merah bertugas mengangkut oksigen dari paru-paru ke jaringan dan mengangkut nutrisi dari ibu ke janin.
·         Ikatan Fe dan protein dalam otot menyimpan oksigen yang sewaktu-waktu digunakan oleh sel.
·         Reaksi enzim diberbagai jaringan tubuh.
2.      Pengaruh Anemia dalam Kehamilan
·         Pengaruh pada ibu hamil, baik dalam masa kehamilan, persalinan dan pasca persalinan : abortus, partus prematur, partus lama, pendarahan post partus, infeksi, anemia, dll.
·         Pengaruh terhadap janin: kematian janin, kematian perinatal, prematur, cacat bawaan, cadangan Fe bayi kurang.
3.      Tujuan Diit pada Ibu Hamil Dengan Anemia
Memberikan makanan yang dapat mencegah dan memperbaiki keadaan anemia.
4.      Syarat Diit pada Ibu Hamil Dengan Anemia
·         Energi sesuai kebutuhan secara bertahap sejumlah 2200 kalori + 300 – 500 kalori/hari
·         Lemak cukup, 53 gram/hari
·         Protein tinggi, 75 gram/hari + 8 – 12 gr/hr, diutamakan protein bermutu tinggi.
·         Meningkatkan konsumsi makanan sumber pembentukan sel darah merah
·         Bentuk maknan dan porsi disesuaikan dengan keadaan kesehatan ibu hamil.
5.      Cara Meningkatkan Asupan Fe dan Asam Folat
·         Konsumsi protein hewani (daging, unggas, seafoods, telur, susu dan hsl olahannya)
·         Konsumsi makanan sumber asam folat (Asparagus, bayam, buncis, hati sapi, kapri, kacang tanah, orange juice, almond, beras merah/tumbuk, kembang kol, telur, selada, sereal instant)
·         Meningkatkan asupan buah  berwarna jingga dan merah segar (jeruk, pisang, kiwi, semangka, nanas)
·         Mengkonsumsi makanan fortifikasi (susu, keju, , es krim, makanan berbasis tepung).
·         Konsumsi vitamin C, untuk meningkatkan absorbsi Fe dalam usus.
·         Konsumsi makanan sumber vitamin B12 ( daging, hati, ikan, makanan fermentasi, yogurth, udang, susu)
·         Jika perlu ditambahkan suplemen vitamin B12, Fe dan vitamin C.
·         Konsumsi sayuran hijau paling tidak 3 porsi/hr.
·         Konsumsi sari buah yang kaya vitamin C minimal 1 gls/hr.
I.       Prinsip Diit Pada Ibu Hamil Dengan Obesitas
1.      Tujuan Diit Pada Ibu Hamil Dengan Obesitas
·         Memberikan makanan rendah kalori guna mencapai berat badan normal.
·         Mempertahankan tumbuh kembang bayi yang normal.
·         Mempertahankan kesehatan ibu hamil.
·         Menghindari terjadinya komplikasi kehamilan.
2.      Syarat Diit Pada Ibu Hamil Dengan Obesitas
·         Kalori dikurangi sebanyak 500 – 700 dibawah kebutuhan normal. Pengurangan kalori dilakukan dengan pengurangan konsumsi karbohidrat dan Lemak.
·         Protein tinggi untuk pertumbuhan bayi dan pembentukan sel darah merah.
·         Tinggi vitamin dan mineral.
·         Tinggi serat untuk memberi rasa kenyang.
3.      Bahan Makanan Yang Diberikan Dalam Sehari
Jenis
RK I
RK II
RK III
RK IV
Berat
(gr)
URT
Berat
(gr)
URT
Berat
(gr)
URT
Berat
(gr)
URT
Beras
Protein Hewani
Telur
Protein Nabati
Sayuran
Buah
Minyak
Gula Pasir
100
100
50
100
400
400
10
-
1 gls
2 ptg
1 btr
4 ptg
4 gls
4 ptg
1,5 sdm
-
150
150
50
100
400
400
15
10
1,5 gls
3 ptg
1 btr
4 ptg
4 gls
4 ptg
1,5 sdm
1 sdm
200
150
50
150
400
400
15
15
2 gls
3 ptg
1 btr
5 ptg
4 gls
4 ptg
1,5 sdm
1,5 sdm  
250
200
50
150
400
400
15
15
2,5 gls
4 ptg
1 btr
5 ptg
4 gls
4 ptg
1,5 sdm
1,5 sdm
Nilai Gizi
Kalori
Protein
Lemak
Hidrat Arang

1200 Kal
59 gr
35 gr
173 gr

1500 Kal
71 gr
40 gr
206 gr

1700 Kal
75 gr
45 gr
250 gr

1900 Kal
80 gr
48 gr
270 gr
Ket: Diit Rendah Kalori yang diberikan kepada ibu hamil dengan obesitas adalah diit RK III dan IV
4.      Pedoman Untuk Mengurangi Lemak
a.       Sayuran-sayuran
·         Kurangi konsumsi sayuran dengan bumbu kacang yang digoreng, ganti dengan bumbu kacang yang disangrai.
·         Batasi konsumsi sayuran dengaan bumbu kelapa yang berlebih (seperti, urapan), atau santan kental.
·         Batasi konsumsi sayuran dengan dressing keju yang berlebih, contohnya salad.
·         Konsumsi sayuran dengan cara direbus, dikukus, dalam bentuk segar.
b.      Buah-buahan
·         Konsumsi buah-buahan dlm bentuk   segar.
·         Kurangi konsumsi buah-buahan yg berlemak.
c.       Nasi, Sereal dan Roti
·         Kalau bisa konsumsi nasi beras tumbuk/nasi agar dan roti yang mengandung bekatul/havermouth.
·          Batasi sereal dan krackers yang berminyak/mengandung lemak lebih dari 2 potong/hr.
·          Batasi kebiasaan sarapan dengan roti mentega dan susu full cream.
d.      Susu
·         Gunakan susu skim, susu kedelai atau yogurth yang rendah lemak.
·          Pilih keju rendah lemak, misalnya Cottage Cheese
·          Pilih es krim yang tidak mengandung susu, misalnya es krim yang terbuat dari sari buah
·          Pilih makanan pencuci mulut yang terbuat dari makanan berserat seperti agar-agar dengan saus dari susu skim.
e.       Protein
·         Pilih daging tidak berlemak dan berwarna cerah seperti daging ayam kampung ( tanpa kulit ), ikan, dll.
·          Hindari konsumsi jerohan, daging berlemak, otak, kepala dan brutu ayam.
·          tingkatkan konsumsi protein nabati sebagai pengganti, seperti tahu, tempe, kacang hijau, dll.
·          Batasi konsumsi lauk yang digoreng, diolah dengan santan kental.
·          Masak dengan cara merebus, memanggang, menumis, memepes.
f.       Lemak
·         Kurangi konsumsi minyak goreng sampai 1 sendok makan per hari ( 10 gr ).



EVALUASI
1.                  Tuliskan hubungan antara gizi dan fertilitas...
2.                  Tuliskan tujuan pemberian diit hyperemesis gravidarum...
3.                  Tuliskan syarat pemberian diit pre eklampsi...
4.                  Tuliskan makanan dan minuman yang harus dibatasi pada terapi diit diabetes melitus gestasional...
5.                   Tuliskan cara meningkatkan asupan Zat besi dan asam folat...
6.                  Tuliskan cara  mengurangi asupan lemak dari makanan sumber sayuran...